Sejarah

SEJARAH RINGKAS YAYASAN NURUL HIDAYAH

 

Yayasan Nurul Hidayah didirikan  28 Oktober 1985 oleh Pengurus dan jama’ah Masjid Nurul Hidayah di perumahan Reni Jaya, Pondok Petir, Sawangan/Bojongsari, Depok. Pendiri Yayasan Nurul Hidayah terdiri dari 10 orang yaitu :

sc1-fileminimizersc2-fileminimizer

 

Masjid Nurul Hidayah dibangun oleh developer sebagai bagian dari fasum (fasilitas umum) yang dipersyaratkan dalam perijinan. Pada mulanya, sesuai amanat dari Pemda setempat yang menerima masjid ini dari developer, dibentuk Yayasan Nurul Hidayah untuk mengelola dan memakmurkan Masjid Nurul Hidayah dalam rangka meningkatkan kualitas umat disegala bidang kehidupan, melalui berbagai kegiatan baik yang bersifat ritual keagamaan maupun kegiatan social, pendidikan dan usaha.

 

Pemilihan nama Yayasan Nurul Hidayah dikaitkan dengan nama Masjid Nurul Hidayah karena merupakan suatu kesatuan. Yayasan lahir dari masjid untuk memakmurkan masjid.

 

Oleh karena kelahiran yayasan diprakarsai oleh pengurus dan jama’ah masjid, maka seluruh Pendiri/Pembina, Pengurus dan Pengawas Yayasan Nurul Hidayah berasal dari pengurus dan jama’ah Masjid Nurul Hidayah. Bahkan karena keterbatasan sumber daya manusia yang mau aktif di masjid mengingat Reni Jaya adalah komplek perumahan baru yang mulai dihuni pertengahan tahun 1984 dan rata-rata sibuk bekerja di Jakarta,  maka yang bersedia menjadi pembina, pengawas dan pengurus yayasan sebagian juga merangkap sebagai pengurus masjid.

 

Namun dalam perjalanannya, untuk lebih meningkatkan efektivitas, dilakukan  pembagian tugas antara Pengurus Masjid Nurul Hidayah dan Pengurus Yayasan.Nurul Hidayah. Pengurus Masjid lebih fokus pada kegiatan ritual keagamaan, sosial dan pendidikan non formal, seperti penyelenggaraan sholat wajib berjama’ah lima waktu, sholat Jum’at, sholat Tarawih, sholat Idul Fitri, penerimaan dan penyaluran Zakat Maal/Fitri, sholat Idul Adha, penerimaan, penyembelihan dan penyaluran hewan Qurban, pengurusan jenazah, santunan untuk anak yatim, pengajian, dakwah, dan sebagainya. Sementara Pengurus Yayasan lebih fokus pada kegiatan pendidikan formal dan kegiatan usaha untuk menopang pembiayaan penyelenggaraan pendidikan antara lain dengan mendirikan koperasi serba usaha, Salah satu usaha Koperasi Nurul Hidayah saat itu adalah membuka toko sembako dan perlengkapan sekolah.

 

Yayasan Nurul Hidayah yang didirikan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas umat disegala bidang kehidupan kemudian juga merancang sistim pendidikan islami yang berkesinambungan dengan rencana besar ingin mendirikan lembaga pendidikan formal dari tingkat TK (Taman Kanak-Kanak) hingga perguruan tinggi. Rencana besar ini diilhami oleh Al Qur’an Surat Al Isra’ ayat 36 : “Janganlah kamu melakukan sesuatu yang kamu tidak memiliki ilmu (pengetahuan) tentang apa yang kamu lakukan. Sesungguhnya pendengaranmu, penglihatanmu dan hatimu (pemikiranmu) kelak akan dimintai pertanggungjawaban”.dan Hadits Rasulullah: “Menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap muslimin dan muslimat, sejak dari ayunan sampai ke liang kubur”.

 

Hanya dalam waktu beberapa bulan Yayasan Nurul Hidayah berhasil mendirikan TK Islam Nurul Hidayah dan resmi memperoleh ijin operasional 25Juli 1986, kemudian disusul  SD Islam Nurul Hidayah pada tahun 1987. Sejak tahun 2014 telah didirikan SMP. Dlm waktu dekat rencanaynya akan didirikan SMA

 

TK Islam Nurul Hidayah dalam waktu relatif singkat berhasil menjadi salah satu TK terbaik di komplek perumahan Reni Jaya Pondok Petir. Demikian pula halnya dengan SD Islam Nurul Hidayah. Dari tahun ke tahun lulusan SD Islam Nurul Hidayah berhasil memasuki SMP faforit baik negeri maupun swasta di sekitar Pamulang dan DKI. Berkat prestasi dan sarana pendidikan yang terus meningkat, SD Islam Nurul Hidayah mndapat akreditasi “A”.

 

.  Selanjutnya dengan dukungan, doa dan usaha dari seluruh masyarakat muslim di Reni Jaya dan sekitarnya, Yayasan Nurul Hidayah akan mendirikan perguruan tinggi Islam. Ini tidak mudah dan memerlukan persiapan yang matang. Namun pemikiran kearah sana yang sudah dirintis sejak tahun 1985 harus terus dipupuk dan tidak boleh mati karena ini merupakan bagian dari ibadah sebagaimana diisyaratkan dalam Qur’an  Hadits diatas.

 

Dalam perkembangan selanjutnya, selain mendirikan lembaga pendidikan, yayasan juga merancang dan melakukan berbagai kegiatan usaha islami antara lain dengan mendirikan koperasi, toko perlengkapan sekolah, kantin. dan kelak akan akan merintis usaha lainnya untuk menopang perkembangan yayasan secara keseluruhan.

 

Sejak berdiri tahun 1985, kepengurusan yayasan telah terjadi beberapa kali pergantian disebabkan ada yang mengundurkan diri, meninggal atau diberhentikan karena melanggar UU Yayasan dan AD/ART Yayasan.

SEJARAH RINGKAS YAYASAN NURUL HIDAYAH

 

Yayasan Nurul Hidayah didirikan  28 Oktober 1985 oleh Pengurus dan jama’ah Masjid Nurul Hidayah di perumahan Reni Jaya, Pondok Petir, Sawangan/Bojongsari, Depok. Pendiri Yayasan Nurul Hidayah terdiri dari 10 orang yaitu :

 

  1. Sadeni Hendarman
  2. Yusuf Nazar
  3. Ktut Abu Ubaidah
  4. Subani
  5. Kasmali
  6. Andi Baso Panguriseng
  7. Chairul Djamil Pasaribu
  8. Zakaria Prawira Dirja
  9. Dwi Djatmono
  10. Parlan Harahap

 

Masjid Nurul Hidayah dibangun oleh developer sebagai bagian dari fasum (fasilitas umum) yang dipersyaratkan dalam perijinan. Pada mulanya, sesuai amanat dari Pemda setempat yang menerima masjid ini dari developer, dibentuk Yayasan Nurul Hidayah untuk mengelola dan memakmurkan Masjid Nurul Hidayah dalam rangka meningkatkan kualitas umat disegala bidang kehidupan, melalui berbagai kegiatan baik yang bersifat ritual keagamaan maupun kegiatan social, pendidikan dan usaha.

 

Pemilihan nama Yayasan Nurul Hidayah dikaitkan dengan nama Masjid Nurul Hidayah karena merupakan suatu kesatuan. Yayasan lahir dari masjid untuk memakmurkan masjid.

 

Oleh karena kelahiran yayasan diprakarsai oleh pengurus dan jama’ah masjid, maka seluruh Pendiri, Pengurus dan Pengawas Yayasan Nurul Hidayah berasal dari pengurus dan jama’ah Masjid Nurul Hidayah. Bahkan karena keterbatasan sumber daya manusia yang mau aktif di masjid mengingat Reni Jaya adalah komplek perumahan baru yang mulai dihuni pertengahan tahun 1984 dan rata-rata sibuk bekerja di Jakarta,  maka yang bersedia menjadi pendiri, pengawas dan pengurus yayasan sebagian juga merangkap sebagai pengurus masjid.

 

Namun dalam perjalanannya, untuk lebih meningkatkan efektivitas, dilakukan  pembagian tugas antara Pengurus Masjid Nurul Hidayah dan Pengurus Yayasan.Nurul Hidayah. Pengurus Masjid lebih fokus pada kegiatan ritual keagamaan, sosial dan pendidikan non formal, seperti penyelenggaraan sholat wajib berjama’ah lima waktu, sholat Jum’at, sholat Tarawih, sholat Idul Fitri, penerimaan dan penyaluran Zakat Maal/Fitri, sholat Idul Adha, penerimaan, penyembelihan dan penyaluran hewan Qurban, pengurusan jenazah, santunan untuk anak yatim, pengajian, dakwah, dan sebagainya. Sementara Pengurus Yayasan lebih fokus pada kegiatan pendidikan formal dan kegiatan usaha untuk menopang pembiayaan penyelenggaraan pendidikan antara lain dengan mendirikan koperasi serba usaha, Salah satu usaha Koperasi Nurul Hidayah saat itu adalah membuka toko sembako dan perlengkapan sekolah.

 

Yayasan Nurul Hidayah yang didirikan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas umat disegala bidang kehidupan kemudian juga merancang sistim pendidikan islami yang berkesinambungan dengan rencana besar ingin mendirikan lembaga pendidikan formal dari tingkat TK (Taman Kanak-Kanak) hingga perguruan tinggi. Rencana besar ini diilhami oleh Al Qur’an Surat Al Isra’ ayat 36 : “Janganlah kamu melakukan sesuatu yang kamu tidak memiliki ilmu (pengetahuan) tentang apa yang kamu lakukan. Sesungguhnya pendengaranmu, penglihatanmu dan hatimu (pemikiranmu) kelak akan dimintai pertanggungjawaban”.dan Hadits Rasulullah: “Menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap muslimin dan muslimat, sejak dari ayunan sampai ke liang kubur”.

 

Hanya dalam waktu beberapa bulan Yayasan Nurul Hidayah berhasil mendirikan TK Islam Nurul Hidayah dan resmi memperoleh ijin operasional 25Juli 1986, kemudian disusul  SD Islam Nurul Hidayah pada tahun 1987. Sejak tahun 2014 telah didirikan SMP. Dlm waktu dekat rencanaynya akan didirikan SMA

 

TK Islam Nurul Hidayah dalam waktu relatif singkat berhasil menjadi salah satu TK terbaik di komplek perumahan Reni Jaya Pondok Petir. Demikian pula halnya dengan SD Islam Nurul Hidayah. Dari tahun ke tahun lulusan SD Islam Nurul Hidayah berhasil memasuki SMP faforit baik negeri maupun swasta di sekitar Pamulang dan DKI. Berkat prestasi dan sarana pendidikan yang terus meningkat, SD Islam Nurul Hidayah mndapat akreditasi “A”.

 

.  Selanjutnya dengan dukungan, doa dan usaha dari seluruh masyarakat muslim di Reni Jaya dan sekitarnya, Yayasan Nurul Hidayah akan mendirikan perguruan tinggi Islam. Ini tidak mudah dan memerlukan persiapan yang matang. Namun pemikiran kearah sana yang sudah dirintis sejak tahun 1985 harus terus dipupuk dan tidak boleh mati karena ini merupakan bagian dari ibadah sebagaimana diisyaratkan dalam  Hadits diatas.

 

Dalam perkembangan selanjutnya, selain mendirikan lembaga pendidikan, yayasan juga merancang dan melakukan berbagai kegiatan usaha islami antara lain dengan mendirikan koperasi, toko perlengkapan sekolah, kantin. dan kelak akan akan merintis usaha lainnya untuk menopang perkembangan yayasan secara keseluruhan.

 

Sejak berdiri tahun 1985, kepengurusan yayasan telah terjadi beberapa kali pergantian disebabkan ada yang mengundurkan diri, meninggal atau diberhentikan karena melanggar UU Yayasan dn AD/ART Yayasan.

 

Mengingat keterbatasan sumber daya manusia di lingkungan perumahan Reni Jaya yang bersedia untuk aktif mengurus masjid dan yayasan saat itu, maka baik dari segi kuantitas maupun kualitas cenderung seadanya. Manajemen/pengelolaan masjid maupun yayasan masih sangat sederhana baik dalam bidang organisasi, peraturan, adminstrasi, dokumentasi dan lain-lain. Akibatnya ketika menyusun sejarah yayasan lebih banyak mengandalkan informasi yang bersumber dari dokumentasi pribadi dan ingatan para pelaku sejarah yang masih hidup.

 

 

Kepengurusan Yayasan Nurul Hidayah periode 1985 – 1990 adalah sbb :

 

Ketua              :  Ir. Parlan Harahap

Sekretaris        :  Drs. Kasmali

Bendahara       :  Syaful Gani

 

 

Ketua Bidang

 

Pendidikan      :  Drs. M. Yusuf Nazar

Pembangunan  :  Dwi Djatmono

Masjid             :  Andi Baso Panguriseng

Koperasi          :  Mabruri

 

Pembantu Umum      :  Chaerudin

Danny Sintoko

Rubianto Spd

Subiakto

Abdurrahman Syafar

Muhammad Hidayat

 

Kepengurusan Yayasan Nurul Hidayah periode 1991 – 1995 adalah sbb :

 

Ketua              :  Sadeni Hendarman

Sekretaris        :  Subani

Bendahara       :  Chaerudin

 

 

Ketua Bidang

 

Pendidikan      :  Drs. M,Yusuf Nazar

Pembangunan  :  Ir. Parlan Harahap

Masjid             :  Andi Baso Panguriseng

 

Pembantu Umum      :  Syaiful Gani

Danny Sintoko

Rubianto Spd

Subiakto

Abdurrahman Syafar

Muhammad Hidayat

 

Kepengurusan Yayasan Nurul Hidayah periode 1996 – 2001 adalah sbb :

 

Ketua              :  Sadeni Hendarman

Sekretaris        :  Muhammad Hidayat

Bendahara       :  Chaerudin

 

Ketua Bidang

 

Pendidikan      :  Drs. Yusuf Nazar

Pembangunan  :  Ir. Parlan Harahap

 

Pemantu Umum        :  Danny Sintoko

Rubianto

                                       Abdurrahman Syafar

 

 

Kepengurusan Yayasan Nurul Hidayah periode 2003 – 2008 adalah sbb :

 

 

Dewan Pembina       

 

Sehubungan dengan adanya beberapa anggota Pendiri yang meninggal dunia, maka  terjadi perubahan susunan pada Dewan Pembina sbb :

 

Ketua              :  Ir. Parlan Harahap

Sekretaris        :  Chairul Djamil Pasaribu

Anggota          :  Sadeni Hedarman

Ktut Abu Ubaidah

Drs. Kasmali

Andi Baso Panguriseng

Subani

Abdurrahman Syafar

Muhammad Hidayat

Tom Taruna

Pengurus

 

Ketua              :  Syamsul Aswin Nasution

Sekretaris        :  Drs.  Utjan Gunawan

Bendahara       :  Drs. Acep Rahmat

 

Pengawas       :  Abdul Aziz, SE

Danny Sintoko

 

Kepengurusan Yayasan Nurul Hidayah periode 2006 – 2009 adalah sbb :

 

Dewan Pembina

 

Ketua              :  Ktut Abu Ubaidah

Sekretaris        :  Muhammad Hidayat

Anggota          :  Sadeni Hedarman

Drs. Kasmali

Andi Baso Panguriseng

Subani

Abdurrahman Syafar

 

 

Karena suatu hal kepengurusan periode 2003 – 2008 tidak berlanjut dan pada th 2006 -sampai akhir masa jabatan yaitu th. 2008 dilanjutkan oleh Pelaksana Tugas sbb :

 

Ketua              :  Drs Palogo Balianto, MPd

Sekretaris        :  Iwan Supriadi, SPd

Bendahara       :  Agoyustin Fuziamah, SE

 

 

Pengawas       :  Abdul Aziz, SE

Danny Sintoko

 

 

Kepengurusan Yayasan Nurul Hidayah periode  2009 – 2014 adalah sbb :

 

Pembina

 

Ketua              :  Ktut Abu Ubaidah

Sekretaris        :  Muhammad Hidayat

Anggota          :  Sadeni Hendarman

Abdurrahman Syafar

Subani

Andi Baso Panguriseng

 

Pengurus

 

Ketua              :  Drs Palogo Balianto, MPd

Sekretaris        :  Iwan Supriadi, SPd

Bendahara       :  Agoyustin Fuziamah, SE

 

Pengawas       :  Danny Sintoko

 

 

Ketua Bidang

 

Pendidikan      :  Rubianto, SPd

Usaha              :  Siti Komariah, SE

 

 

Kepengurusan Yayasan Nurul Hidayah periode 2014 – 2019 adalah sbb :

 

Pembina

 

Ketua              :  Ktut Abu Ubaidah

Sekretaris        :  Muhammad Hidayat

Anggota          :  Sadeni Hendarman

Abdurrahman Syafar

Subani

 

Andi Baso Panguriseng

 

Pengurus

 

Ketua              :  Drs Palogo Balianto, MPd

Sekretaris        :  Iwan Supriadi, SPd

Bendahara       :  Agoyustin Fuziamah, SE

 

Pengawas       :  Danny Sintoko

 

Ketua Bidang

 

Pendidikan      :  Rubianto, SPd

Usaha              :  Siti Komariah, SE